INIPOHUWATO.ID – Masalah kelangkaan Gas LPG kembali disampaikan masyarakat pada Reses Masa sidang kedua tahun Ketua Komisi II DPRD Pohuwato, Nirwan Due, yang berlangsung di Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiadaa, Senin (9/2/2026).
Keluhan ini pun datang dari Kaum emak-emak disampaikan dihadapan Nirwan Due dan Kadis Perindagkop Pohuwato, Ibrahim Kiraman, yang hadir dalam Reses tersebut.
Pasalnya menurut mereka, jelang Bulan suci Ramadhan kebutuhan Gas LPG justru menjadi langkah bahkan ada yang dijual dengan harga tinggi. Mereka justru menduga, ada permainan yang terjadi di Pangkalan.
“Banyak keluhan Ibu-ibu setiap kalau kita beli Gas di Pangkalan mereka bilang tidak ada, serta di Warung banyak. Depe harga lagi so 40 ribu, so 50 ribu. Kira-kira bagimana solusinya untuk membasmi ini karena jangan sampai ada permainan di Pangkalan. Kasihan Ibu-ibu, apalagi Bulan Puasa semakin dekat,” kata Bunda Buntulia Jaya mewakili suara emak-emak.
Aspirasi ini pun mendapat respon cepat dari Ketua Komisi II, Nirwan Due. Legislator dari Partai Gerindra ini menegaskan, akan segera menindaklanjuti persoalan bersama Dinas terkait dan mengundang langsung para pemilik pangkalan Gas.
“Tentu ini menjadi masalah serius yang dihadapi masayarakat khususnya kaum Ibu-ibu. Sehingga Kami pun dalam waktu dekat akan mengundang mereka (Pemilik Pangkalan), mengingat ini sudah mendekati moment Bulan Suci Ramadan,” ujar Nirwan.
Nirwan pun berharap, Kadis Perindag dapat bertindak tegas kepada pelaku-pelaku Pangkalan Gas mana kala tidak taat terhadap aturan-aturan yang seharusnya diikuti oleh meraka itu sendiri.
“Sehingga kami berharap Kadis Perindagkop dapat tegas untuk menindak Pelaku-pelaku Pangkalan Gas jika terjadi permainan didalamnya,” tandas Nirwan Due.


























