INIPOHUWATO — Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H., mengingatkan para pelajar agar cerdas memilih lingkungan pergaulan dan bijak dalam menggunakan media sosial.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres saat memberikan edukasi tentang kenakalan remaja kepada siswa SMA Negeri 1 Paguat, Rabu (30/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah itu mengusung tema “Pelajar Cerdas, Berkarakter dan Taat Hukum.”
Kapolres menjelaskan sejumlah bentuk kenakalan remaja, mulai dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, perundungan, balapan liar hingga perilaku lain yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, kenakalan remaja tidak hanya berdampak terhadap pelajar, tetapi juga dapat berimbas pada keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Kenakalan remaja dapat memberikan dampak yang luas. Karena itu, pencegahannya membutuhkan peran aktif pelajar, orang tua, guru, masyarakat dan kepolisian,” ujar AKBP H. Busroni.
Selain persoalan pergaulan, Kapolres turut menyoroti penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Ia meminta siswa tidak sembarangan menyebarkan informasi, terutama konten yang belum diketahui kebenarannya.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, melakukan perundungan atau membuat konten yang dapat merugikan orang lain,” pesannya.
Kepala SMA Negeri 1 Paguat Fadlun Saleh, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi edukasi yang diberikan kepolisian kepada para siswa.
Ia menilai pemahaman mengenai hukum penting diberikan sejak dini agar pelajar mengetahui batasan dalam berperilaku serta mampu mempertimbangkan konsekuensi dari setiap tindakan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Edukasi hukum penting agar siswa memahami konsekuensi dari setiap tindakan dan mampu menjaga diri dalam pergaulan maupun penggunaan media sosial,” kata Fadlun.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Pohuwato, KBO Satbinmas, Kapolsek Paguat, Kepala SMA Negeri 1 Paguat, para guru serta siswa-siswi.


























